Demikian disampaikan Dirut Pertamina Karen Agustiawan usai rapat dengan pendapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (11/2/2009).
"Target 20.000 barel per hari (tercapai) sekitar Juni atau Juli," ujarnya.
Menurut Karen, saat ini pihak operator akan melakukan well clean up agar produksi dari sumur-sumur yang ada bisa optimal.
"Kita mau well clean up, supaya 4 sumur di Cepu ini bisa menghasilkan yang optimal," ujarnya.
Cepu merupakan salah satu andalan produksi minyak nasional. Awalnya blok Cepu diharapkan berproduksi sebesar 20.000 barel per hari pada Desember 2008.
Meski berhasil memulai produksi awal pada 10 Desember 2008, volume produksinya belum mencapai target. Blok ini dioperatori bersama antara Pertamina dan MobilCepu yang merupakan anak usaha ExxonMobil. (gik/gik)










































