Penutupan ini sendiri diputuskan dalam pertemuan satu meja antara pihak keluarga M Ponari yang diwakili oleh ibu dan pamannya bersama Bupati Suyanto di Pendopo Kabupaten Jombang.
"Surat pernyataan yang ditandatangani semalam pihak keluarga menyatakan akan menutup praktek tersebut. Kita dari Muspida tidak melakukan tekanan tapi itu inisiatif dari keluarga Ponari," kata Bupati Jombang, Suyanto kepada detisurabaya.com di ruangannya, Pemkab Jombang, Jalan HOS Cokroaminoto, Jombang, Rabu (11/2/2009).
Sedangkan isi pernyataan penutupan tersebut diantaranya, sang ibu menginginkan agar Ponari bisa kembali sekolah dan bisa bermain seperti anak-anak sebayanya. "Iya, keluarganya berharap kehidupan Ponari seperti anak-anak pada umumnya," katanya. (gik/gik)











































