Pengungkapan kasus perselingkuhan tersebut berawal setelah warga merasa curiga dengan gelagat dua pasangan mesum, yang terlalu sering keluar masuk gubug. Puncaknya pagi tadi.
Setelah diselidiki, warga akhirnya baru tahu kalau mereka berdua memang sering berbuat mesum di tempat tersebut. Tanpa basa-basi, akhirnya warga melaporkan hal itu ke balai desa setempat, kemudian juga melapor ke Bankabtibmas Polsek Jangkar.
Setelah itu, warga yang kala itu sudah dirundung emosi tidak sabar lagi untuk menangkap pasangan mesum ini. Petugas yang turun ke lapangan berusaha untuk menghalangi warga yang ingin ramai-ramai menangkapnya, namun upaya itu akhirnya sia-sia.
Hingga akhirnya warga berhasil menggerebek AL dan MY yang saat itu sudah bersiap bermesum ria. "Waktu kami tangkap, mereka berdua sudah tidak menggunakan pakaian pak dan dia memang sudah sering kali menyewa gubug itu," terang Imam (40) salah satu perangkat desa, yang juga ikut menggerebek kepada detiksurabaya.com.
Belakangan diketahui AL adalah seorang pria yang berpredikat haji, dan kesehariannya bekerja sebagai juragan kacang di desanya.
Selanjutnya, puluhan warga ini langsung mengarak keduanya ke balai desa setempat. Namun akhirnya petugas memilih untuk mengamankan pasangan ini di Mapolres Situbondo.
AL sendiri kepada detiksurabaya.com mengaku sudah 3 bulan menjalin asmara dengan MY dan setiap bermesum ria selalu di gubug milik Pak Ahmad. "Setiap kali kencan sewanya Rp 10 ribu pak, sedangkan dia (MY, red) memang saya beri belanja setiap harinya," terangnya di depan penyidik Polres Situbondo.
Padahal, MY sendiri statusnya masih sah istri orang lain. Namun entah kenapa masih memiliki hubungan spesial dengan AL. Konon, MY dan AL memang sudah kenal sejak lama dan sempat ada hubungan khusus, sebelum akhirnya mereka berdua sama-sama menikah. Ibaratnya, pasangan ini memang sedang dirundung cinta lama bersemi kembali.
Akibat perbuatannya, kini keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapolres, bahkan polisi akan memanggil suami MY, karena memang dibutuhkan untuk memberikan keterangan. (bdh/fat)










































