"Dari data terakhir kami yang masuk dalam musibah banjir tahun ini ada 15 kecamatan terdiri dari 104 desa," kata Sekretaris Satlak PB Pemkab Bojonegoro, Lukman Wafi kepada detiksurabaya.com saat di pendopo Jalan Alun-Alun, Selasa (3/2/2009).
Wafi menjelaskan, pihaknya sudah menerima bantuan dari Pemkab Bojonegoro dan Dinas Sosial Pemprov Jatim. Bantuan itu berupa mie instant, beras, selimut, pembalut wanita serta pakaian yang masih layak pakai.
Meski begitu pihaknya belum bisa menghitung kerugian materi akibat banjir. Alasannya, kerugian baru bisa dihitung setelah tiga hari banjir.
"Kalau kerugian pasti ada tapi saat ini kita masih belum bisa ditentukan. Karena kerugian bisa dihitung setelah banjir selama tiga hari," tegasnya.
Sementara pihaknya berharap ketinggian air di papan duga menurun seiring banjir surut. Hingga pukul 19.30 WIB hujan masih turun di Kota Bojonegoro.
(fat/fat)











































