Informasi yang digali detiksurabaya.com menyebutkan, kejadiaan itu berawal saat korban sedang istirahat sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (2/2/2009). Tiba-tiba keduanya menjerit dan tubuhnya terkapar tak bernyawa.
"Saat dengar teriakan saya keluar, dan melihat yang tua itu berteriak sambil memegang tangan temannya. Tapi tidak lama jatuh dan langsung mati," kata Wiryo Utomo, saksi mata yang bekerja di sebuah toko makanan tepat di depan Salon Lucky saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Kedua korban yang tak bernyawa akhirnya dievakuasi warga dari atas atap dan dibawa ke RSUD Pelem Pare. Peristiwa itu dilaporkan ke Mapoleres Kediri.
Sementara keterangan lain yang berhasil digali, kemungkinan korban tewas setelah tersengat kabel listrik tegangan tinggi, yang melintas tepat di atas atap bangunan yang diperbaikinya. Indikasi itu muncul, bila melihat luka bakar yang terdapat di tubuh kedua korban, dengan bagian terparah di bagian pungung.
"Sepertinya kabel di atas atap itu. Kemungkinan saat itu dia jongkok dan mau berdiri, tapi belum sampai total punggungnya menyentuh kabel," ujar Ridwan, pemilik Salon Lucky.
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Didit Prihantoro mengatakan, pihaknya saat ini belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban
Meski begitu sejumlah saksi akan diperiksa dan kemungkinan pemilik salon akan ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai mempekerjakan seseorang.
"Kita tunggu saja hasil pemeriksaan, termasuk kepada pemilik salon ini. Kemungkinan apapun bisa terjadi, termasuk apakah bangunan ini sudah sesuai standar pendiriannya," tegas Didit. (fat/fat)











































