Diduga Kesurupan, Supri Bantai Ponakan dan Lukai 7 Warga

Diduga Kesurupan, Supri Bantai Ponakan dan Lukai 7 Warga

- detikNews
Senin, 02 Feb 2009 14:46 WIB
Lawang - Diduga kesurupan Supri (22), pemuda asal Lawang, Kabupaten Malang, tega menghabisi Risma (5), keponakannya. Tak hanya itu, Supri juga melukai 7 korban lainnya yang masih tinggal di sekitar tempat tinggal Risma, Desa Wonorejo, Lawang, Malang, Senin (2/2/2009).

Pelaku sendiri kini mendapat perawatan intensif di IRD RS Saiful Anwar Malang setelah kondisinya kritis akibat amuk warga. Dari ke-7 korban hanya Sanawi (40) dan Samsi (41), masih mendapat perawatan di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang akibat luka tusuk tombak pelaku. Keduanya mengalami luka di bagian leher dan punggung.

Sementara lima korban lain yakni Mutaji (38), Purnomo (30), Husein (30) serta istrinya Sarmi (29) dan Siami (40) pulang dan menjalani rawat jalan.

Kejadian tragis ini dialami para korban setelah Supri mendadak kalap saat bertamu di rumah Heri Santoso (33), orang tua Risma. Entah apa penyebabnya Supri langsung mengambil sebuah tombak yang berada di dinding ruang tamu.

Kemudian secara membabi buta ujung tombak ditusukkan ke korban sebanyak 9 kali di bagian dada, perut, belakang kepala. Sebelumnya tewas pelaku juga sempat membenturkan tubuh korban ke tanah.

Sedangkan, tujuh korban lain mengalami nasib sama menjadi sasaran amuk pelaku. Mereka berada di luar rumah korban yang berusaha menghentikan ulah pelaku.

"Kami tidak tahu kenapa mendadak kalap. Mulanya kami sekeluarga duduk bersama di ruang tamu," kata Titik bibi korban kepada wartawan di kamar mayat RSSA Malang, Senin.

Sementara Polres Malang yang menangani kasus ini masih menyelidiki motif pelaku. Petugas masih menunggu kondisi pelaku yang kritis karena dihajar warga.

"Kami masih menunggu kondisi dari pelaku," kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Radiant saat dikonfirmasi melalui telepon.

Demi pengembangan penyidikan, petugas juga meminta keterangan para korban serta saksi di lokasi kejadian. Sebuah tombak mata satu yang digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan juga sudah diamankan. (fat/fat)
Berita Terkait