Lereng Gunung Wilis Longsor, 2 Rumah Warga Amblas

Lereng Gunung Wilis Longsor, 2 Rumah Warga Amblas

- detikNews
Minggu, 01 Feb 2009 13:06 WIB
Kediri - Hujan deras yang terus mengguyur Kabupaten Kediri dalam 2 hari terakhir, mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Dusun Kletak, Desa Kanyoran, Kecamatan Semen. Dalam kejadian tersebut, 2 rumah milik warga amblas.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, 2 rumah yang amblas masing-masing milik Kudi (58) dan Panut (49). Rumah Kudi mengalami kerusakan paling parah, dengan seluruh bagiannya rata dengan tanah, sementara rumah Panut hanya amblas di bagian dapur dan sebagian ruang keluarganya.

Kejadian tanah longsor diakui warga terjadi pada Minggu (1/2/2009) sekitar pukul 07.00 WIB, bersamaan dengan turunnya hujan gerimis. Meski mengakibatkan amblasnya 2 rumah, kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban luka maupun jiwa.

"Kebetulan saat kejadian kami sekeluarga sedang di ladang, jadi nggak sampai tertimpa. Tapi kami melihat betul bagaimana rumah kami amblas terbawa tanah," kata Kunik (29), anak pertama dari Kudi, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com di sela-sela mengais reruntuhan rumahnya yang masih bisa diselamatkan.

Akibat amblasnya rumah tinggal mereka, keluarga Kudi yang berjumlah 6 orang, untuk sementara harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Alhamdulillah tadi sudah ada kepastian dari pak lurah, dan kami sementara diperbolehkan tinggal di balai desa," imuh Kunik.

Selain mengakibatkan amblasnya 2 rumah, sekitar 59 rumah lain di lokasi yang sama, juga terancam digerus tanah longsor. Hal ini setelah tebing dengan ketinggian sekitar 130 meter, yang berada tepat di atas Dusun Kletak, Desa Kanyoran sudah tampak sangat mengkhawatirkan.

"Semoga saja nggak terjadi longsor susulan. Tapi dengan kondisi ini kami berharap, lekas ada bantuan dari pemerintah entah bentuknya seperti apa," kata Nyoniman, selaku Ketua RT 2 RW V, Desa Kanyoran.

Guna meminimalisir kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan, Nyoniman mengaku akan memberikan instruksi kepada warganya agar lebih meningkatkan kewaspadaan. "Ya kalau mau mengungsi itu lebih baik, meski kami tidak bisa menyediakan tempatnya. Intinya, dengan kejadian dan ancaman ini kami akan lebih waspada," jelas Nyoniman. (bdh/bdh)
Berita Terkait