Informasi yang digali detiksurabaya.com menyebutkan, 2 rumah yang ambruk itu milik Muslam bin Tarmin (56) dan Wiji (48). Angin itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB bersamaan turunnya hujan. Dua penghuni rumah Muslam pun mengalami luka meski tak dilarikan ke rumah sakit.
"Saat itu kami ada berenam di dalam rumah dan saat kejadian ya kaget karena begitu cepat. Saya sendiri nggak menyangka kalau rumah ini bisa roboh," kata Purwadi, salah satu anak Muslam yang saat kejadian sedang berada di dalam kamar.
Sementara 2 anggota keluarga Muslam yang mengalami luka-luka tak dibawa ke rumah sakit. "Iya 2 anak saya mengalami luka di bagian punggung dan kaki. Seterpinya mereka tertimpa kayu," imbuh Purwadi.
Terjangan angin puting beliung, selain mengakibatkan 2 rumah ambruk dan puluhan rumah mengalami rusak ringan.
Secara terpisah, Staf Bagian Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kabupaten Kediri, Erman Supanji saat di lokasi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satkorlak Penanggulangan Bencana untuk membantu warga membenahi rumah yang menjadi korban angin puting beliung.
"Saya pastikan warga akan mendapatkan bantuan dalam renovasi rumahnya. Untuk petugas yang membantu, kemungkinan saat ini masih di perjalanan," ujar Erman.
Sedangkan korban angin puting beliung yang rumahnya ambruk, rencananya akan mendapat bantaun materi untuk membangun rumahnya kembali. "Kalau rencananya tidak meleset, besok Bapak Bupati sendiri yang memberikan bantaun," ungkap Erman. (fat/fat)











































