Bahkan siang ini pun diguyur hujan lebat, sehingga Pemkab Ngawi menetapkan status siaga II. Mereka pun mengimbau kepada warga untuk menyelamatkan barang-barang berharganya.
"Kami menetapkan siaga II dan mengimbau kepada warga untuk mengungsikan barang-barang berharganya ke tempat lebih aman," kata Bupati Ngawi Harsono kepada wartawan saat mengunjungi lokasi di wilayah Sungai Bengawan Solo, Mantingan, Ngawi, Sabtu (31/1/2009).
Selain mengimbau warga, Bupati Ngawi juga berpesan ke petugas Satlak Penaggulangan Bencana untuk bersiaga. Sebab berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, meluapnya sungai tersebut dapat mengakibatkan banjir di kawasan Mantingan, Geneng, Kwadungan dan Pitu.
"Kami berharap dengan kewasapadaan aaauntuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," harapnya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, hujan deras mengguyur Ngawi sejak pukul 12.00 WIB. Hingga saat hujan disertai guntur dan kilat masih bergelayut di Ngawi.
Sampai saat ini banjir masih merendam ratusan rumah di Kecamatan Kwadungan, Ngawi. Warga masih berupaya mengamankan barang-barangnya ke rumah warga yang tidak terendam banjir.
Jalur alternatif Madiun-Ngawi melalui Kwadungan juga terputus akibat genangan air banjir yang masih mencapai sekitar 50-60 cm di Desa Simo, Sumengko, Tirak, Dinden. (roi/fat)











































