"Pertamina sudah swasembada pelumas sejak tahun lalu," ujar Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro, usai meresmikan Lube Oil Blending Plant (LOBP) Production Unit Gresik, Jalan Harun Thohir, Sabtu (31/1/2009).
Keyakinan tersebut diutarakan Purnomo karena LOBP Gresik telah menerapkan teknologi In Line Blending dan Automatic Batch Blending yang memungkinkan memproduksi pelumas dalam jumlah besar dalam waktu singkat. Dengan teknologi ini, proses Blending dan pengisian secara otomatis dapat menghasilkan mutu produk yang memenuhi spesifikasi pada middle range dengan konsistensi mutu yang unggul.
Dengan teknologi serba otomatis, volume pengisian juga lebih akurat dan jenis produk dapat terekam secara otomatis. Teknologi tersebut, lanjut Purnomo, merupakan teknologi paling modern sekaligus yang pertama kali digunakan di Asia Tenggara. Sangat sedikit prosedur manual yang dilakukan dalam teknologi ini karena sebagian proses dikendalikan dari control room.
Sementara Direktur Utama Pertamina, Ari H Soemarno mengatakan dengan kapasitas produksi hingga 130 ribu kiloliter per tahun, LOBP Gresik dapat memenuhi kurang lebih 40 % dari produksi pelumas pertamina. Kebutuhan pasar domestik untuk pelumas di Indonesia sendiri setiap tahunnya mencapai 600 ribu kiloliter.
"LOBP ini dibangun dengan kandungan lokal (local content) hingga 70 %," tukas Ari. (iwd/fat)










































