11 Kecamatan Rawan Flu Burung

11 Kecamatan Rawan Flu Burung

- detikNews
Sabtu, 31 Jan 2009 12:12 WIB
11 Kecamatan Rawan Flu Burung
Lamongan - Virus flu burung mulai mewabah di Lamongan. Terakhir, puluhan ayam mati mendadak karena flu burung pada 29 Januari 2009 di Kecamatan Deket Lamongan.

Sehingga total yang rawan terkena flu burung sebanyak 11 kecamatan. 11 kecamatan itu yakni Kecamatan Maduran, Sekaran, Karanggeneng, Sukodadi, Solokuro, Turi, Kalitengah, Sugio, Laren, Karangbinangun dan Kecamatan Deket.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Lamongan, Puji Hermawan
mengatakan, data di Dinas Pertenakan Lamongan menunjukkan, dari 20 Januari hingga 30 Januari 2009, jumlah kecamatan yang terindikasi unggasnya terinfeksi virus avian influenza (A1) ini ada 11 kecamatan. Dan terakhir berada di Kecamatan Deket.

"Di Kecamatan Deket kami menemukan puluhan ayam milik warga yang mati mendadak dan positif flu burung. Jadi total ayam mati mendadak dari 11 kecamatan sebanyak 4.050 ekor," kata Puji kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Sabtu (31/1/2009).

Menurut Puji, di Kecamatan deket virus flu burung terjadi di Desa Sugihwaras. Dan berdasarkan rapin test yang diambil dari ayam milik warga ternyata positif terjangkit flu burung.

"Di Deket, kematian unggas terjadi pada 29 Januari dimana ayam peliharaan warga mati mendadak dan langsung dibakar oleh warga," ujarnya.

Pihaknya pun, menurut Puji, terus melakukan upaya pemberantasan flu burung dengan melakukan disinfeksi terhadap unggas milik warga. "Kami juga mengimbau warga untuk melaporkan jika ada unggas yang mati mendadak," pintanya.

Puji juga meminta agar unggas milik warga yang mati mendadak tersebut dibakar atau ditimbun di dalam tanah dengan kedalaman kurang lebih satu meter.

Sementara merebaknya virus flu burung dinas setempat melakukan penyemprotan. "Tapi untuk sementara penyemprotan dilakukan pada kandang ayam berskala besar. Pasalnya ayam di peternakan besar ini kerap kali diperjualbelikan," ungkapnya.

Sedangkan pemusnahan unggas dilakukan pada radius 200 hingga 500 meter. "Kebanyakan unggas yang mati merupakan ayam kampung yang kandangnya berdekatan dengan manuasi," jelasnya.

Meski penyebaran flu burung di lamongan sudah ada 11 kecamatan, namun hingga kini belum ada laporan virus H5N1 ini menyerang manusia apalagi meninggal dunia. (fat/fat)
Berita Terkait