Beruntung, bus tersebut tidak berpenumpang sehingga tidak ada korban jiwa. Saat itu bus terguling saat berhenti karena ada orang menyeberang, di dekat dam penahan lahar dingin di Desa Bago.
Lahar dingin itu menerjang roda bagian depan bus dan menyebabkan bus terguling ke sisi kiri. Sopir bus Riyamin (59) asal Desa Kertowono, Kecamatan Gucialit dan kernetnya, Muhammad Ali (30). Keduanya hanya mengalami luka lecet di bagian lengan.
"Saya tidak menyangka kalau ada lahar dingin. Kejadian begitu cepat," kata Riyamin kepada wartawan di lokasi kejadian.
Saat ini bus masih dalam kondisi terguling dan sopir serta kernet diperiksa oleh Polsek Pasirian di dekat lokasi tergulingnya bus. Sementara evakuasi bus masih menunggu alat berat. (stv/fat)











































