Diduga Ditelan Ombak, Nelayan Ditemukan Tewas Membengkak

Diduga Ditelan Ombak, Nelayan Ditemukan Tewas Membengkak

- detikNews
Jumat, 30 Jan 2009 15:08 WIB
Sumenep - Sebagian perairan di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura ternyata belum bersahabat bagi nelayan. Seorang pencari ikan, Sanwani (55), warga Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten ditemukan tewas di bibir pantai Dusun Juntoro desa setempat, Jumat (30/1/2009).

Korban diduga tewas setelah perahu kecil yang ditumpangi untuk mencari ikan, dihempas gelombang laut yang mencapai 3 sampai 4 meter. Lalu, korban ditelan ombak dan terdampar di bibir pantai Dusun Juntoro Desa Ambunten Timur dalam kondisi tak bernyawa.

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh nelayan Desa Ambunten Timur dengan kondisi membengkak. Sedangkan perahu yang berisi jaring tidak diketahui keberadaannya. Korban sendiri pamit pada keluargnya, Kamis (29/1/2009) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB untuk mencari ikan.

Nelayan yang menemukan korban langsung memberitahu ke keluarganya dan melapor ke polisi terdekat. Korban dievakuasi dan dilakukan visum petugas medis RSU Dr Moh Anwar Sumenep.

KBO Reskrim Polres Sumenep, Ipda Solehin Fery mengatakan, hasil visum dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban Sanwani.

"Diduga korban tewas karena dihantam ombak lalu terjebur laut saat mencari ikan dan akhirnya kandas diperaian Dusun Juntoro," terang Fery pada wartawan di ruang kerjanya, Jalan Urip Sumoharjo, Sumenep.

Menurut dia, pihak keluarga korban juga membenarkan jika sehari sebelumnya pamit dari rumah untuk mencari ikan di perairan setempat. Namun, hingga larut malam tidak datang. Korban baru diketahui setelah nelayan lain menemukan dalam kondisi tak bernyawa di Dusun Juntoro Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Sumenep. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini