Satu warga tewas adalah Misdi (55), warga desa setempat. Korban tewas akibat tertimpa reruntuhan batu plengsengan. Sedangkan korban luka yakni Sunardi (55), Karmidi (50), Satiyem (45), dan Elli (11), cucu Satiyem mengalami luka-luka di bagian punggung, serta tangan.
Kini. keempat korban yang juga warga setempat itu telah kembali pulang ke rumah masing-masing setelah mendapat perawatan medis di Puskesmas Wonoasri. Diperoleh keterangan keempat korban saat kejadian berada di sebuah warung milik Satiyem yang berada di persis di bawah plengsengan.
Tanpa disadari hujan deras yang mengguyur sejak petang membuat plesengan yang mempunyai lebar 5,5 meter dengan panjang 11 meter ini ambrol hingga menimpa warung milik Satiyem.
"Keempat korban berada di dalam warung saat kejadian. Sementara posisi plengsengan berada persis di atas warung. Ketika ambrol langsung menimpa warung," ujar Bagio, Kepala Sandi dan Telekomunikasi Kabupaten Malang saat ditemui detiksurabaya.com di pendopo Kabupaten Malang, Kamis (29/1/2009).
Jenazah Misdi sendiri telah dibawa ke rumah duka oleh keluarga, setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. (bdh/bdh)











































