"Pak, saya minta dengan pak Menteri untuk memperhatikan kondisi jalan di Bojonegoro yang hampir 90 persen itu rusak dan begelombang. Ini akibat tingginya volume kendaraan bermuatan yang melintas," keluh Suyoto kepada Menhub usai menjenguk korban Didik Mardiono di ruang ICU RSU Bojonegoro, Sabtu (24/1/2009).
Kepada Menhub, Suyoto menyampaikan jika warga Bojonegoro sering mengeluhkan kondisi jalan lintas nasional, dan menanyakan kapan jalan yang rusak parat tersebut diperbaiki.
Bupati yang baru menjabat 9 bulan itu juga menginginkan agar program zero overload diberlakukan di jembatan timbang, agar kondisi jalan dapat bertahan lama. "Saya juga minta agar program baru itu diberlakukan di sini, agar kondisi jalan bisa bertahan lama," imbuhnya.
Sementara, mendengar keluhan tersebut, Jusman langsung memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan Jatim Hari Sugiri untuk menerapkan program zero overload.
"Ya, tadi memang pak Bupati keluhkan soal jalan di sini, khususnya jalan nasional, serta agar program baru kita juga diberlakukan dan memberikan sanksi kepada truk yang muatannya melebihi muatan yang menyebabkan jalan rusak. Tapi di luar itu memang kondisi jalan nasional di Bojonegoro ini memang kontur tanahnya gerak," jelas Jusmas kepada detiksurabaya.com usai menjenguk korban. (/bdh)










































