Dari Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kecelakaan bermula saat sepeda motor jenis Honda Kharisma bernopol AG 5213 NZ yang dikendarai Bagus Permana (17), pelajar salah satu sekolah kejuruan swasta di Kota Kediri dan Angga Hadi Prasetyo (14), pelajar SMP Diponegoro, Kecamatan Kras, berusaha mendahului sepeda moror jenis Hondal GL Max yang ada di depannya.
Namun naas, di tengah usahanya mendahului, tiba-tiba sepeda motor yang melaju kencang dari arah selatan ke utara tersebut kehilangan kendali hingga masuk ke lajur jalan sebaliknya. Secara bersamaan, Bus Harapan Jaya bernopol AG 7492 UR melaju kencang dari arah sebaliknya, hingga mengakibatkan kecelakaan tak dapat terhindarkan.
"Saya sendiri nggak begitu jelas kejadiannya. Tapi kata teman-teman korban naik sepeda motor sambil bercanda, terus nyanggol sepeda motor di depannya dan tertabrak bus," kata Suprayitno (38), salah satu petugas SPBU Branggahan kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, Angga Hadi Prasetyo tewas seketika di lokasi, sedangkan Bagus Permana mengalami luka berat di bagian kepala dan kakinya. Korban saat ini sedang menjalani perawatan intensiv di RSUD Gambiran, Kota Kediri.
Secara terpisah pihak Bus Harapan Jaya mengaku enggan disalahkan dalam kecelakaan yang mengakibatkan 1 nyawa melayang. "Kami itu baru saja berhenti menurunkan penumpang, dan laju kendaraan nggak kencang. Kalau sampai akhirnya menabrak, karena sepeda motor itu yang ugal-ugalan," ujar kondektur Bus Harapan Jaya, Sutrisno di sela-sela pemeriksaan petugas kepolisian di lokasi.
Sementara, guna proses penyelidikan lebih lanjut, jasad korban saat ini telah disemayamkan di Puskesmas Ngadiluwih. Sedangkan crew Bus Harapan Jaya diamankan di Mapolres Kediri guna menjalani pemeriksaan. (bdh/bdh)











































