4 Orang Tewas di Tangan Dukun Ala Dokter

4 Orang Tewas di Tangan Dukun Ala Dokter

- detikNews
Rabu, 21 Jan 2009 13:10 WIB
Tuban - Paranormal yang satu ini benar-benar nekad. Meski tidak mempunyai ilmu kedokteran, dia berpraktik layaknya dokter saat mengobati para pasiennya. Akibatnya, empat pasien meninggal ditangannya.

Dukun yang praktik ala dokter itu adalah Ali Mustofa (34), warga Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Akibat ulahnya, dukun lulusan salah satu Madrasah Ibtida'iyah (MI) ini ditangkap jajaran Reskrim Polres Tuban saat tengah mengobati pasien di Desa/Kecamatan Rengel, Tuban, Selasa (20/1/2009) malam. Kini Ali Mustofa ditahan di Mapolres Tuban untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Empat korban meninggal akibat suntikan maut Ali Mustofa adalah, Sri Murni, Jono, Mudah dan Kardi. Mereka yang tewas sepanjang bulan Desember 2008 hingga Januari 2009 tersebut merupakan warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Tuban.

Sedangkan korban luka berat dan ringan masing-masing, Firdi Setiawan (45), warga Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Tuban, Sisma'un (34) dan Tina (18), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Parengan, Tuban, Atin (25), warga Desa Suciharjo, Parengan, Muntarsih dan Gunawan, Desa Dempel, Kecamatan Plumpang, Tuban, Ahmad Murkadam, Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Bojonegoro dan Suratul Milah asal Desa Palem, Kecamatan Balen, Bojonegoro.

Informasi yang dihimpun detikSurabaya.com, praktik dokter alan dukun Ali Mustofa ini sudah berlangsung sejak kisaran Maret 2007 silam. Dalam praktik perdukunannya, di samping menggunakan jampi-jampi dan ilmu, ia juga menggunakan jarum suntik untuk mengobati pasiennya.

Jika pasien mengeluhkan sakit pada bagian kakinya, kaki sang pasien langsung diinjeksi dengan jarum suntik. Sedangkan obatnya ia capur air yang sudah diberi mantera dengan minyak Serimpi. Minyak yang biasa di pakai praktek para dukun dan untuk harum-haruman jenasah.

"Kawan saya minta bantuan Gus Ali Mustofa agar bisa punya anak. Ternyata dia juga disuntik bagian burungnya, jadi ya luka bengkak burungnya," ungkap Ramsono asal Parengan yang mengantarkan salah satu korban praktik dukun ala dokter diperiksa sebagai saksi di Mapolres Tuban, Rabu (21/1/2009) siang.

Aksi dukun Ali Mustofa terbongkar, ketika empat pasien asal Desa Sugihwaras, Parengan, Tuban yang ditanganinya tewas. Ia pun akhirnya diburu polisi. Apesnya, saat praktik di rumah salah satu pasien di Desa Rengel, Tuban, dia pun digerebek polisi.

"Tersangka kita tangkap saat praktik mengobati pasiennya di Rengel," ungkap Kapolres Tuban AKBP Jebul Jatmoko kepada detiksurabaya.com, di Mapolres Tuban.

Dari tangan Ali Mustofa, polisi menyita barang bukti kejahatan berupa, 4 jarum suntik kosong, 1 jarum suntik isi cairan berwarna kuning, 1 jarum suntik isi cairan warga putih.

"Kami minta warga yang menjadi korban praktik dukun dengan cara layaknya dokter ini, melapor ke Polres Tuban. Kami tetap memproses kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku," tegasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait