Namun dari 15 mahasiswa, seorang peserta mogok makan dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya yang tidak sehat.
"Ketika BBM harganya masih Rp 4.500 tarif kapal masih Rp 3 ribu. Saat BBM naik Rp 6 ribu tarif dinaikkan menjadi Rp 4 ribu. Seharusnya saat ini tarifnya diturunkan jadi Rp 3 ribu," kata koordinator aksi, Muhammad Mudhar saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (17/1/2009).
Mahasiswa semester 9 jurusan Teknik Informatika Unijoyo ini menjelaskan, aksi ini dilakukan sejak tiga hari lalu atau mulai hari Kamis (15/1/2009). Mereka hanya minum air putih dan tidak akan menghentikan aksinya bila tarif tidak diturunkan.
Dia mengaku tak ingin bertemu dengan siapapun terkait dengan tuntutannya. "Tuntutan kami cuma tarif diturunkan, tidak ingin ditemui siapapun," tambahnya.
Sementara seorang mahasiswa yang dilarikan ke RSU Bangkalan yakni Haryadi, mahasiswa Sosiologi Fisip Unijoyo. Kondisinya melemah setelah mogok makan selama dua hari. (stv/fat)










































