Dalam 4 tahun terakhir, baru kali ini terjangan gelombang laut merusak tempat wisata. Bahkan, ketinggian ombak yang mencapai 4 meter, dan disertai dengan air laut pasang, Selasa (13/1/2009) dini hari itu tergolong ganas.
Fasilitas umum berupa gardu pandang atau tempat istirahat pengunjung wisatawan hancur diterjang ombak dan tergerus air laut hingga kedalaman 1 meter. Gardu pandang yang ada di sepanjang 300 meter rusak dan tidak dapat digunakan kembali.
Kerugian dalam peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Kini para pengunjung wisatawan merasa ketakutan untuk memasuki areal wisata pantai, karena selain ombak masih terlihat besar, juga tidak ada tempat untuk memandang keindahan cemara udang yang terhampar di lahan seluas 2 hektar lebih.
Petugas keamanan Pantai Wisata Lombang, Sumenep, Aswar (49) mengatakan, dini hari tadi para
petugas keamanan merasa ketakutan sebab terdengar suara menderu-deru di laut. Awalnya, diduga terjadi tsunami sehingga petugas di pos keamanan banyak berhamburan.
"Pada saat itu, ketinggian air laut pasang disertai ombak mencapai 4 meter dan menerjang gardu pandang. Lalu, semua gardu pandang itu nyaris roboh karena bagian bawahnya tergerus air laut," kata Aswar pada wartawan di lokasi, Selasa (13/1/2009).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sebab, kejadiannya dini hari dan petugas keamanan sedang berada di pos jaga yang jaraknya 50 meter dari tempat kejadian. Namun, sepanjang pantai lombang kini berserakan berbagai jenis sampah.
Sementara, staf UPTD Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Admoni meminta agar pihak pemkab memperhatikan kerusahakn gardu pandang yang diakibatkan terjangan ombak. Bahkan, dia juga meminta ada pembangunan tangkis laut sebelum gardu pandang itu dibangun kembali.
"Jadi, sebelum gardu pandang ini dibangun kembali sebaiknya ada pembangunan tangkis laut. Sehingga lebih aman pada pengunjung disaat air laut pasang yang diiringi ombak besar," kata Admoni pada wartawan di lokasi Pantai Lombang. (bdh/bdh)










































