Asisten II Pemerintah Kabupaten Jember Edy Budi Susilo mengatakan kerugian yang ditaksir dan sudah dihitung yakni kerugian sarana dan prasarana.
"Untuk sementara yang sudah dilaporkan adalah kerusakan sarana dan prasarana oleh Dinas Pengairan yakni sekitar Rp 2 miliar," ujar Edy saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (11/1/2009).
Kerusakan itu terjadi pada plengsengan sungai dan beberapa jembatan yang rusak. Sementara kerugian di kecamatan yang dilanda banjir, kata dia, belum dilaporkan semua.
"Kita masih menunggu kepastian dari per kecamatan-kecamatan. Identifikasi kerusakan juga masih dilakukan," tukas Edy.
Sebelumnya, banjir disertai lumpur melanda 4 kecamatan di Kabupaten Jember, Jumat (9/1/2009) malam hingga Sabtu (10/1/09) dini hari. Kecamatan itu meliputi Kecamatan Silo, Mayang, Jenggawah, Tempurejo.
Akibatnya ratusan rumah terendam banjir disertai lumpur setinggi 50 cm dan puluhan rumah rusak. Banjir itu terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur, hingga Sungai Mayang meluap.
Meski begitu tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (fat/fat)










































