Menurut Humas PT KA Daops IX Jember Hariyanto, akibat digerus banjir, tanah di sekitar rel yang berada di antara Kecamatan Silo dan Ledokombo longsor.
"Sejak tadi malam pukul 23.00 WIB (Jumat), red, di kilometer 14 arah Jember-Banyuwangi rel sepanjang 12 kilometer menggantung dan tidak bisa dilalui," ujar Hariyanto, Jumat (10/1/2009).
Akibatnya, beberapa kereta tertahan seperti KA Mutiara Timut Malam jurusan Surabaya-Banyuwangi. Penumpang KA itu terpaksa turun di Statiun Jember kemudian dialihkan dengan bus menuju stasiun Garahan untuk kemudian diangkut dengan kereta api kembali menuju Banyuwangi.
"Begitu juga sebaliknya yang dari Banyuwangi, diangkut ke Jember dengan bus dulu baru naik kereta lagi di stasiun Jember," imbuh Hariyanto.
Selain itu, PT KA Daops IX Jember terpaksa juga membatalkan keberangkatan beberapa jadwal kereta api seperti KA Tawangalun dan Sri Tanjung. "Kita masih perbaiki dan upayakan hari ini selesai," tukas Hariyanto. (bdh/bdh)











































