KMP DBS yang mengangkut penumpang 95 orang dan 18,5 ton barang yang berangkat dari Kalianget itu akhirnya terombang-ambing dan tidak dapat merapat ke dermaga. Penumpangpun sempat histeris saat ombak menghantam.
Salah seorang penumpang, Dany Mailandi (27) warga Masalembu mengatakan, kapal sempat miring saat diterjang ombak dan nyaris hilang kendali. Pihak kapal akhirnya meminta bantuan pada nelayan setempat untuk mengevakuasi penumpang.
Saat kejadian, sebagian penumpang ada yang sudah memakai pelampung dan siap
untuk melompat ke laut.
"Kapal terus diterjang ombak dan tidak bisa merapat ke dermaga dengan jarak sekitar 1 kilo. Akhirnya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan penumpang
dievakuasi dengan perahu nelayan ditengah ombak besar itu," ujar Dany pada detiksurabaya.com saat dihubungi melalui telepon, Kamis (8/1/2008) malam.
Dia menduga, KMP DBS I yang baru pertamakali melayani lintas Kalianget menuju pulau/Kecamatan Masalembu pasca habis kontrak kapal keperintisan itu tidak
mengenal medan, sehingga tidak mampu menghindar dari ombak besar.
Menurut mahasiswa kedokteran Uwika Surabaya ini, sebenarnya jika KMP DBS I berusaha untuk bersandar di dermaga milik pertamina yakni di Desa Sukajeruk
Kecamatan Masalembu akan aman dari terjangan ombak. Namun, tetap memaksa untuk bersandar di dermaga Desa Masalima, Masalembu.
Sejak pukul 12:00 Wib, tambahnya, sudah terasa jika ombak besar. Kapal yang seharusnya sudah bisa merapat pada pukul 17:00 Wib itu akhirnya tetap
terombang-ambing. KMP DBS I tersebut berangkat dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, pukul 05:00 Wib.
Sementara, Manajer Operasional PT Sumekar, Bambang Supriyo membenarkan jika KMP DBS I tidak dapat bersandar ke dermaga dan semua penumpang dievakuasi
dengan memakai perahu nelayan setempat.
"Tidak ada korban jiwa," ujar Bambang pada wartawan di kantornya, Jalan Pelabuhan
Kalianget, Sumenep, Kamis malam.
Dia menjelaskan, rencana awal KMP DBS I akan bertolak kembali menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep pukul 20:00 Wib malam ini. Namun, karena gelombang besar dan tidak bisa merapat ke dermaga Masalima, Pulau/Kecamatan Masalembu, maka tunda untuk menunggu cuaca membaik.
"Yang jelas malam ini tidak bisa balik ke Kalianget. Kalau cuaca membaik mungkin besok pagi bisa kembali," ungkapnya. (gik/gik)










































