Nelayan Sumenep Tewas Disambar Petir Saat Melaut

Nelayan Sumenep Tewas Disambar Petir Saat Melaut

- detikNews
Selasa, 06 Jan 2009 12:06 WIB
Sumenep - Makkar (46), seorang nelayan asal Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura tewas disambar petir di perairan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, atau sekitar 20 mil dari bibir pantai.

Korban bersama 5 nelayan lainnya saat itu sedang mencari ikan di perairan Desa Lobuk. Mereka berangkat sekitar pukul 04.00 WIB pagi. Di tengah cuaca gerimis, mereka tetap melaut dan berharap mendapatkan ikan banyak.

Namun, nasip sial menimpa korban. Tepat pada pukul 08.00 WIB, Selasa (6/1/2009) angin kencang yang disertai gerimis serta petir tiba-tiba melanda perairan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto. Kilatan petir tiba-tiba menyambar korban hingga tewas.

Sedangkan 5 teman lainnya selamat. Sebab, saat cuaca tidak baik, mereka sudah siap-siap untuk melompat ke laut dengan menggunakan pelampung seadanya. Saat petir menyambar-nyambar, 5 teman korban langsung melompat ke laut dan selamat dari sambaran petir.

Salah seorang keluarga korban, Mohammad Rofi'i (45) mengatakan, semula sudah diperingatkan agar tidak melaut, sebab cuaca kurang bersahabat dan seringkali terjadi petir. Namun, mereka tetap memaksa untuk mencari ikan demi menutupi kebutuhan keluarganya.

"Saat korban dievakuasi dari perahu yang sempat terombang-ambing itu, kondisinya sudah tewas dan disekujur tubuhnya terlihat terbakar dan berwarna hitam," ujar Rofi'i pada wartawan di rumah duka, Selasa (6/1/2009).

Sementara, Kapolsek Bluto, Kabupaten Sumenep, AKP Sutrisno mengatakan, pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. Diduga kuat, korban memang tewas karena sambaran petir. "Disekujur tubuhnya seperti terbakar," tegas Sutrisno pada wartawan di kantornya, Jalan Raya Bluto, Sumenep.

Namun, dia tetap mengaku akan tetap memeriksa sejumlah saksi termasuk teman korban selamat. "Biar tidak ada masalah dikemudian hari, penyidik tetap akan memeriksa sejumlah saksi," katanya. (bdh/bdh)
Berita Terkait