Evakuasi KA BBM Anjlok Memakan Waktu 2,5 Jam

Evakuasi KA BBM Anjlok Memakan Waktu 2,5 Jam

- detikNews
Sabtu, 03 Jan 2009 19:15 WIB
Evakuasi KA BBM Anjlok Memakan Waktu 2,5 Jam
Nganjuk - Usaha keras PT KA Daops VII Madiun mengevakuasi kereta tangki BBM (Sebelumnya diberitakan KA BArang) yang anjlok di Desa Kerep Kidul, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk akhirnya membuahkan hasil. Melalui perjuangan panjang selama 2,5 jam, satu gerbong yang anjlok berhasil dikembalikan ke jalurnya, untuk kemudian ditarik menuju Stasiun Nganjuk.

Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (3/1/2009), usaha evakuasi gerbong dilakukan
oleh sekitar 15 orang dari Seksi Sarana PT KA Daops VII Madiun. Mereka melakukan
evakuasi dengan mendongkrak roda gerbong yang anjlok, guna dikembalikan ke jalurnya.

Proses evakuasi sendiri diakui oleh para petugas sangat sulit dilakukan, mengingat
lokasi anjloknya kereta yang berada tepat di tengah areal persawahan milik warga.
Selain itu, antusiame warga untuk menyaksikan proses evakuasi, juga menjadi kendala
tersendiri.

Hingga berakhirnya proses evakuasi, PT KA belum dapat memastikan mengenai penyebab anjloknya satu gerbong dalam rangkaian kereta tangki milik pertamina, yang rencananya akan melakukan order solar ke Pertamina Unit Pemasaran Surabaya.

"Kita baru dapat mengatahui penyebab anjloknya gerbong ini, setelah nanti dilakukan
penyelidikan. Dan itu akan kita lakukan, setelah rangkaian gerbong ini ditarik" ujar
Kepala Seksi Sarana PT KA Daops VII Madiun Sutoyo kepada sejumlah wartawan, di lokasi kejadian.

Terkait kemungkinan rapuhnya bantalan rel, hingga mengakibatkan satu gerbong tersebut anjlok, Sutoyo membantahnya. "Nggak mungkin itu, karena anda lihat sendiri dalam rel ini bantalannya sudah menggunakan beton," imbuh Sutoyo.

Akibat anjloknya rangkaian gerbong tersebut, Sutoyo mengaku mengakibatkan terjadinya
keterlambatan satu rangkaian Kereta Logawa jurusan Surabaya-Jogyakarta. Rangkaian kereta tersebut sempat tertahan di Stasiun Kertosono selama 45 menit.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu gerbong dalam rangkaian kereta tangki BBM milik pertamina, dengan nomor loko CC 20120 mengalami anjlok di jalur rel KM 122, di Desa Kerep Kidul, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Sebelum akhirnya dapat dievakuasi, satu gerbong tersebut sempat terseret sejauh 1 KM. Meski demikian gerbong tersebut tak sampai terbakar, karena dalam keadaan kosong, dan baru akan melakukan pengambilan BBM jenis solar ke Surabaya. (bdh/bdh)
Berita Terkait