Hmm..Sate 'Lalat' Slamet Mantab Dikunyah

Hmm..Sate 'Lalat' Slamet Mantab Dikunyah

- detikNews
Jumat, 02 Jan 2009 08:32 WIB
Hmm..Sate Lalat Slamet Mantab Dikunyah
Pamekasan - Belum lengkap jika pergi ke Madura tak pernah merasakan lezatnya Sate 'Lalat'. Masakan yang hanya ditemukan di malam hari ini dirintis oleh Pak Ento di Jalan Niaga Kabupaten Pamekasan.

Lalu dikembangkan oleh keluarga besarnya ke ujung timur Pulau Garam Madura yakni Kabupaten Sumenep, tepatnya di Jalan Trunojoyo dengan memanfaatkan teras sebuah dealer motor atau bersebelahan dengan Bank BNI.

Yang tidak pernah makan sate lalat Madura mungkin terkejut. 'Kok ada sate lalat'. Sate lalat hanya sebuah nama yang diberikan Pak Ento selaku perintis pertama. Penyajian sate lalat ini, irisan daging terlihat kecil-kecil alias mirip lalat. Yang tersedia, selain daging ayam kampung dan daging sapi, juga daging kambing.

Dalam satu porsi, sebanyak 20 tusuk hanya dipatok Rp 6 ribu. Bagi yang ingin mencobanya hanya membutuhkan Rp 9 ribu. Itu sudah lengkap nasi putih atau lontong, plus minuman teh panas. Murah bukan...? Untuk rasanya, manis dan lezatnya tidak diragukan lagi.

Sate lalat ini, selalu disajikan dengan lontong. Namun, tidak jarang pembeli yang minta nasi putih, harganya sama. Ini tergantung pada selera para pelanggan sate lalat yang buka pukul 18.00 WIB sampai 02.00 WIB.

Pengusaha sate lalat di Sumenep, Slamet (45) mengatakan, penggemar sate lalat terus meningkat, setiap malam yang awalnya hanya menghabiskan 200 tusuk sate kini bisa mencapai 400 sampai 500 tusuk.

"Selain pelanggan lama, juga ada pelanggan baru yang mulai senang. Apalagi pada malam liburan," ujar Slamet kepada detiksurabaya.com saat di kiosnya Jalan Trunojoyo, Sumenep, Jumat (2/1/2009).

Dia mempekerjakan 4 orang yang masih ada ikatan kerabat. Cara kerjanya juga terlihat kompak, selain memakai seragam ala sakera juga pelayanannya memakai adat Madura. (fat/fat)
Berita Terkait