Puncak Liburan, Antrean Kendaraan di Telaga Sarangan Hingga 5 Km

Puncak Liburan, Antrean Kendaraan di Telaga Sarangan Hingga 5 Km

- detikNews
Kamis, 01 Jan 2009 17:30 WIB
Puncak Liburan, Antrean Kendaraan di Telaga Sarangan Hingga 5 Km
Magetan - Puncak libur Natal dan Tahun Baru di obyek wisata Telaga Sarangan Magetan mengakibatkan kemacetan. Akibat antrean kendaraan roda 2 dan roda 4 ini mencapai 5 Km.

Lia (28), salah satu pengunjung asal Rungkut Surabaya kepada detiksurabaya.com mengaku dirinya sudah sejak pukul 13.00 WIB bertahan dikemacetan di depan Hotel Purbaya. Bahkan hingga pukul 15.00 WIB mobil baru bisa bergerak meski merayap.

"Wah gimana nih, macet sudah sejak jam 1 tadi. Capek banget, kok belum habis ya kendaraan yang dari atas sana," ungkap Lia dengan jengkel, Kamis (1/1/2009).

Pengunjung pada puncak libur kali ini memang luar biasa mencapai 3 kali lipat dibandingkan dengan hari libur biasa. Jika hari libur biasa jumlah pengunjung hanya 10 ribu, pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru ini mencapai 30 ribu lebih pengunjung.

"Libur tahun baru ini peningkatan luar biasa disbanding libur sebelumnya bahka antrian mengular sampai 5 KM mulai pintu masuk telaga hingga ke plaosan, banyak yang datang dari Magetan dan luar Magetan seperti Jakarta, Yogya, Bandung, Surabaya bahkan dari manca negara juga masuk," jelas Nanu Sumarsono, Kepala Dinas Perhubungan dan Pariwisata Kabupaten Magetan saat ditemui detiksurabaya.com, Kamis (01/01/2009) di telaga Sarangan.

Menurut Nanu, untuk harga tiket masuk di obyek wisata Telaga Sarangan tidak ada kenaikan. Untuk dewasa harga tiket tetap Rp 4 ribu, anak-anak Rp 3 ribu. Sedangkan kendaraan motor roda dua Rp 1.000, roda empat Rp 3 ribu, serta bus dan truk Rp 5 ribu sekali masuk.

Sementara, Kasat Lantas Polres Magetan AKP Sukarli saat ditemui di pintu masuk Telaga Sarangan menjelaskan, untuk mengatasi kemacetan kendaraan dari Telaga Sarangan menuju Magetan yang biasanya melewati Telaga Ngerong kini dialihkan melewati perkampungan Desa Ngerong, Kecamatan Plaosan.

"Macet ini karena adanya bus pariwisata, namun untuk mengurangi kemacetan kita alihkan untuk kendaraan yang keluar dari telaga yang biasanya lewat Telaga Ngerong kini dilewatkan perkampungan dengan jarak tempuh juga bsama saja," jelas Sukarli.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, hingga pukul 15.45 WIB, antrean kendaraan wisatawan masih nampak mengular. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait