"Penutupan ini sudah mendapat rekomendasi dari berbagai pihak terkait yang selalu melakukan pemantauan aktivitas Gunung Semeru. Termasuk kelompok pecinta alam," ujar Humas Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Nova Elina saat ditemui detiksurabaya.com di ruang kerjanya, Jalan Raden Intan, Malang, Selasa (30/12/2008) siang.
Pemberitahuan pentupan ini menurut Nova akan ditempelkan di setiap pos-pos jalur pendakian. Dengan sasaran para pendaki yang akan merayakan pergantian tahun baru. "Nantinya juga akan sosialisai di website kami," imbuh Nova.
Cuaca buruk menjadi pertimbangan dalam penutupan pendakian ke Gunung Semeru. Selain karena tebalnya kabut asap yang dapat mengganggu penglihatan dan curah hujan yang tinggi, juga diakibatkan rusaknya rambu-rambu di sepanjang jalur.
Kapan jalur pendakian akan dibuka kembali? "Mungkin kita tunggu sampai cuaca membaik yaitu selesai datangnya musim hujan," ungkap Nova.
Selama ini pendakian ke Gunung Semeru hanya diperbolehkan mulai pukul 01.00 WIB dini hari sampai pukul 10.00 WIB. Melebihi batas itu, faktor keamanan dari aktivitas Gunung Semeru dapat membahayakan pendaki.
Mengingat, di atas pukul 10.00 WIB tekanan gas berbahaya yang keluar sangat tinggi, dan mengarah pada para pendaki yang berada di jalur pendakian di bawah. (bdh/bdh)










































