Wito meninggal setelah menjalani perawatan intensif di rmah sakit sejak, Senin (29/12/2008) kemarin karena kondisi yang makin memburuk akibar sering muntah dan pusing.
Yuliono (25), keponakan korban kepada detiksurabaya.com di kamar jenazah RS Santa Clara menjelaskan. pamannya tidak bisa tertolong dan meninggal sekitar pukul 09.00 WIB, dengan kondisi yang lumayan parah terus mual dan muntah.
"Meninggal ini paman saya karena gak kuat muntah terus. Dan ini akan kita bawa pulang namun masih mengurus administrasinya," jelas Yuliono.
Akibat pesta miras itu, 5 korban masih mendapat perawatan intensif di RS Santa Clara. Keenam korban yang masih dirawat yakni, Anton (32), Pongki (22), Haryono (45), dan Iwan (25) serta Gatot Supriyanto (29) yang masih mengeluhkan pusing dan mual.
Sementara, kedua jenazah korban kakak beradik, Hastaryo (40) dan Agus Susanto (35) saat ini telah dibawa ke rumah duka. Ratusan warga tampak memadati kedatangan kedua jenazah yang meninggal dengan cara tragis tersebut.
Sedangkan pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penelusuran atas meninggalnya 3 orang yang diduga akibat over dosis minuman keras tersebut.
"Kita masih melakukan penelusuran kasus ini, karena kita sendiri baru menerima laporannya semalam," jelas Kapolresta Madiun AKBP Setija Junianta. (bdh/bdh)










































