Rumah Guru SLB Disatroni Perampok, Uang dan Perhiasaan Raib

Rumah Guru SLB Disatroni Perampok, Uang dan Perhiasaan Raib

- detikNews
Jumat, 26 Des 2008 11:23 WIB
Magetan - Aksi komplotan pelaku perampokan sepertinya tidak hanya terjadi di kota besar seperti Surabaya. Namun, para pelaku juga merambah ke kota-kota kecil seperti Magetan.

Seperti yang dialami pasangan Saiful Maarif (43) dan Cicih Herwanti (38) warga RT 3 RW 1 Maospati, Magetan. Rumah pasangan pengusaha meubel dan PNS guru SLB Glodok itu disatroni dua pelaku perampok, Jumat (26/12/2008) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.

Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp 48 juta, dana perhiasan senilai Rp 12 juta. Serta melukai Cicih dengan senjata tajam celurit dan silet.

Saiful Muarih, suami korban di Mapolsek Maospati, pagi tadi menerangkan dirinya mengetahui aksi perampokan tersebut sekitar pukul 04.30 WIB saat dirinya bangun mengambil air wudhu untuk salat subuh.

Saiful guru SLB ini terkejut saat melihat istrinya tergeletak dengan tangan terikat dan mulut tersumbat kain di ruang tamu.

"Kata istri saya, sekitar pukul 03.00 WIB tadi ada orang mengetuk pintu mau beli rokok. Saat dibukakan, 2 orang laki-laki tinggi tegap dengan memakai celana pendek langsung mengayunkan celurit di muka dan mengikat untuk menunjukkan tempat menyimpan uang dan perhiasan," terang Saiful.

Ia mengatakan, sebanyak 5 anggota keluarga berada di dalam rumah yakni adik korban Sari (30), kedua anaknya Rangga (15) dan Dinda (4). Namun saat terdengar ketukan pintu, yang mendengar hanya istrinya. Sedangkan yang lainnya termasuk dirinya terlelap tidur.

"Sekarang istri saya masih dirawat RSU Propinsi Dr Sudono Madiun, karena mengalami luka bacok dan goresan silet di wajah," tuturnya.

Hingga saat ini, Saiful masih menjalani pemeriksan di Unit Reskrim Polsek Maospati atas kejadian yang menimpa keluarganya. (roi/fat)
Berita Terkait