Evakuasi terhadap warga Desa/Kecamatan Kalianget yang bekerja dalam proyek renovasi dermaga ini cukup membuat petugas harus ekstra keras.
Untuk mengeluarkan tubuh Wawan, petugas terpaksa menggunakan las. Besi beton dipotong agar tubuh Wawan bisa leluasa dan bisa ditarik.
Meski selamat, namun Wawan tak sadarkan diri saat diangkat dan dilarikan ke Rumah Sakit Kalianget. Luka Wawan cukup serius. Di kaki dan kepalanya terlihat berdarah.
Selain Wawan, pekerja proyek lain yang menjadi korban adalah Baisuni (29). Namun nasib dia sedikit beruntung, hanya saja bagian dadanya terluka.
"Dia tak tertimpa tapi kena beton saat ambrol tadi," kata Nasruddin, seorang pekerja lainnya yang ikut membantu evakuasi.
Penyebab runtuhnya Dermaga Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura pukul 12.00 WIB masih belum diketahui. Para pekerja saat kejadian pun tidak melihat tanda-tanda akan ambrol.
"Kita sebelumnya tidak mendengar apa-apa. Beton tiba-tiba langsung runtuh. Sebab semua pekerja sibuk mengelas dan suara bising oleh peralatan proyek," kata salah satu pekerja proyek, Slamet Riyadi.
Slamet mengaku telah bekerja selama sebulan dalam proyek renovasi Dermaga Pelabuhan Kalianget. Dermaga itu sendiri dilakukan renovasi dengan biaya dari APBN sebesar Rp 6 miliar. (fat/gik)










































