Amankan Natal, Polisi Sisir 44 Gereja

Amankan Natal, Polisi Sisir 44 Gereja

- detikNews
Selasa, 23 Des 2008 13:49 WIB
Kediri - Pengamanan ekstra menjelang Natal dan Tahun Baru 2009, Polresta Kediri akan menyisir 44 gereja dari 63 gereja yang disterilkan.

Dari 44 gereja yang disterilkan antara lain, Gereja Kristen Jawi Watan (GKJW) Jemaat Kediri, Gereja Baptis Indonesia (GBI) Getsemani, Gereja Katholik Santo Yosef, Gereja Setya Budi, Gereja Imanuel, Gereja Kanaan dan Gereka Vincentius.

"7 gereja tersebut menjadi prioritas pengamanan karena jumlah jemaatnya yang relatif banyak. Catatan yang kami miliki, setiap berlangsungnya kebaktian tak kurang dari 500 orang hadir di masing-masing gereja tersebut," ujar Kabag Ops Polresta Kediri,
AKP Irvan Susanto kepada detiksurabaya.com di sela-sela jalannya sterilisasi, Selasa (23/12/2008).

Irvan menambahkan, pasca dilakukan sterilisasi, masing-masing gereja akan dilakukan pengamanan dengan penempatan 2 personel.

"Penempatan 2 personel kami lakukan juga di gereja yang tidak disisir. Ini kami lakukan agar umat kristiani dapat terjamin keselamatannya," imbuh Irvan.

Pantauan detiksurabaya.com di lokasi menunjukkan, selain dilakukan dari Mapolresta Kediri, personel dari Sat Brimob Kompi C Kediri juga ada di lokasi. Setiap ornamen di dalam gereja tak luput dari pemeriksaan dengan menggunakan metal dan mirror detector.

Sementara secara terpisah, Timothius Kabul selaku Pendeta di GBI Getsemani mengaku sangat senang dengan penyisiran aparat kepolisian.

"Mungkin hanya terima kasih yang bisa kami sampaikan, tapi sungguh kami sangat tersanjung dengan kegiatan ini. Pemerintah melalui kepolisian benar-benar menjamin keselamatan kami," ujar lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kota Kediri.

Dengan pengamanan ekstra ketat tersebut, Timothius berharap jalannya perayan Natal dan Tahun baru 2009 dapat berlangsung dengan khidmat.

Sementara total personel kepolisian yang berjaga dan diterjunkan sebanyak 700 orang. Jumlah tersebut merupakan gabungan antara aparat kepolisian, TNI AD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Saka Bhayangkara. (fat/fat)
Berita Terkait