Jembatan Ambrol, Warga Tiga Desa Terisolir

Jembatan Ambrol, Warga Tiga Desa Terisolir

- detikNews
Selasa, 23 Des 2008 11:01 WIB
Surabaya - Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Sumenep, Madura membuat warga 3 desa di Kecamatan Manding dan Gapura terisolir. Pasalnya, Jembatan penghubung antara Desa Paberasan Kecamatan Kota dengan 3 desa tersebut ambrol setelah hujan mengguyur Sumenep berturut-turut selama 3 hari.

Tiga desa yang terisolir yakni Desa Tenunan dan Desa Lanjuk Kecamatan Manding dan Desa Poja Kecamatan Gapura. Warga di tiga desa itu kini kelimpungan. Akses jalan menuju Pasar Palawijo di Desa Paberasan tidak dapat dilalui.

Sekretaris Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, Samsi (46) mengatakan, satu-satunya jembatan penghubung antara Desa Paberasan itu tak dapat dilalui karena diterjang air bah. Padahal jembatan itu merupakan sentral ekonomi warga di tiga desa itu.

"Jembatan itu ambrol setelah hujan deras semalam," kata Samsi kepada wartawan di lokasi, Selasa (23/12/2008).

Sementara jembatan yang ambrol pukul 09.00 WIB itu tidak menelan korban jiwa. Sebab, pada saat kejadian tidak ada warga yang lewat.

"Saat ini warga kebingungan dan berencana akan membangun jembatan darurat," ujarnya.

Menurutnya, tak hanya warga 3 desa yang terimbas jembatan ambrol. Para wisatawan religi Asta Jokotole di Desa Tenunan, Kecamatan Manding juga terisolir.

"Kalau tidak ada jembatan darurat, maka lokasi wisata dan warga di 3 desa tersebut akan mengalami persoalan baru," ungkapnya. (fat/fat)
Berita Terkait