Perampokan Nasabah Bank, Uang Koperasi PG Pesantren Amblas

Perampokan Nasabah Bank, Uang Koperasi PG Pesantren Amblas

- detikNews
Senin, 22 Des 2008 15:47 WIB
Kediri - Kawanan pencuri spesialis kempes ban mobil beraksi di Kota Kediri. Kali ini korbannya Koperasi Karyawan PG Pesantren. Akibatnya uang tunai lebih dari Rp 100 juta yang baru diambil dari Bank BCA amblas.

Peristiwa itu bermula saat sebuah mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol B 8914 WI, yang dikemudikan Sekretaris III PG Pesantren, Heri Deka (43) kembali ke kantornya usai mengambil uang gaji karyawan.

Saat di depan Minimarket Indomaret Burengan, tepatnya Jalan Letjen Sutoyo No.14 Kediri, korban merasa ban mobilnya kempes. Saat diperiksa, ban bagian belakang sebelah kiri kempes dan tampak sebuah paku tertancap.

Mengetahui hal tersebut, dia lantas melakukan penggantian ban. Namun naas, usai mengganti ban, dia mendapati pintu mobil bagian depan sebelah kiri terbuka. Dan uang yang baru saja diambil dan diletakkan di atas dasbord raib dilarikan kawanan pencuri.

"Saat itu saya langsung shock berat dan nggak bisa mikir apa-apa lagi. Baru sesaat kemudian saya sadar dan langsung telepon polisi," ujar korban di sela-sela pemeriksaan aparat kepolisian di lokasi kejadian, Senin (22/12/2008).

Korban menambahkan, akibat kejadian tersebut pihaknya mengalami kerugian lebih dari Rp 100 juta. "Jangan tanyai saya lebih banyak, saya masih bingung. Seingat saya lebih dari 100 juta," ujarnya sambil menutupi wajahnya dari sorotan kamera wartawan TV.

Sementara pantauan detiksurabaya.com hasil dari olah TKP, polisi mendapati adanya sejumlah sidik jari berbeda pada bagian handle pintu mobil.

"Hasil olah TKP dan keterangan korban serta sejumlah saksi, kemungkinannya pelaku berjumlah 4 orang," ujar Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP David Subagio kepada sejumlah wartawan.

David mengatakan, pihaknya juga telah mengantongi ciri-ciri pelaku pencurian. Antara lain pelaku menggunakan dua unit motor jenis Honda Tiger warna hitam dan mengenakan helm warna hitam bermotif.

"Sementara pengejaran akan secepatnya kita lakukan. Untuk sebagian ciri-ciri telah kami kantongi, dan mohon doanya agar mereka segera tertangkap," tegas David sambil bergegas meninggalkan kerumunan wartawan. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini