"Kegiatan ini dilakukan untuk menyadarkan kaum ibu, bahwa ASI sangat penting untuk bayinya," kata Ny Supadmi Masdar, istri bupati Lumajang sebagai Ketua Tim Pengerak PKK Lumajang kepada detiksurabaya.com.
Menurut Supadmi, saat ini banyak sekali kaum perempuan yang kurang membrikan ASI kepada bayinya. Kaum ibu lebih memilih memberikan susu pengganti yang dijual di toko-toko atau susu formula.
"ASI diberikan sampai umur 6 bulan, tanpa diberikan asupan makanan tambahan pada bayi," tambahnya.
Bagi bayi yang tidak diberikan ASI sama sekali sejak lahir, menurut Supadmi, balita tersebut akan sering terkena penyakit. Bahkan kecerdasan anak tidak akan optimal.
Dirinya pun mengimbau bagi ibu pekerja untuk membagi waktu luang menyusui bayinya yang masih berumur di bawah 6 bulan. "Pokoknya kalau bayi belum berumur 6 bulan jangan diberi susu tambahan," tutur Supdami. (fat/fat)










































