Menurut Ketua KPUD Pamekasan Imaduddin, sejak selesai proses penghitungan tanggal 11 November sampai sekarang, seluruh kotak suara langsung dibawa ke gudang logistik yang berjarak 50 meter dari kantor KPUD.
"Saya kaget, saat membaca media yang mengatakan jika sejumlah surat suara dinyatakan rusak. Berita itu tidak benar adanya," sanggah Imaduddin, saat ditemui wartawan di kantornya, Jalan Brawijaya, Jumat (19/12/2008).
Imad, begitu panggilan akrabnya mengatakan, seluruh kotak suara yang berisi surat suara, dalam kondisi digembok dari luar. Kotak suara yang berjumlah 1.540 buah itu, disimpan di gudang logistik dengan penjagaan ketat. Hampir setiap hari, dipastikan ada 2 orang polisi yang menjaga gudang logisik KPUD Pamekasan. Penjagaan 24 jam itu, diatur dengan pengaturan shift.
"Setiap hari penjaga bergantian 3 kali shift," kata Imad. Imadudin menyatakan kesiapannya dalam kaitan penghitungan ulang yang dijadwalkan akan dilakukan hari Minggu tanggal 28 Desember nanti.
Menurut Imad, seluruh kotak suara dalam kondisi terkunci dan belum pernah dibuka. Setelah dikirim dari TPS pascacoblosan Pilgub putaran kedua lalu, seluruh kotak suara disimpan dalam ruangan yang kering dan tidak lembab. Imad menjamin, kondisi gudang logistik KPU yang menyimpang kotak suara memenuhi syarat untuk penyimpanan dokumen.
"Kondisi gudang memenuhi syarat untuk menyimapn dan mengamankan dokumen pemilu. Pencahayaan dan pengaturan sirkulasi udara cukup baik. Jadi tidak mungkin, kertas suara akan termakan rayap atau hewan sejenisnya," tegas Imad. (bdh/bdh)











































