Mereka yakni Sunarto (55) dan Gimin (40) warga Desa Dusun Sumberjambe Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Dari perkelahian itu Gimin dilarikan ke Pukesmas Pesanggrahan karena mengalami luka bacok di kepala bagian belakang sepanjang 10 cm.
Peristiwa itu bermula saat adik Gimin, Budi berkeluh kesah ke Sunarto sebab selama ikut Gimin tidak mendapat apapun. Mendengar hal itu Sunarto menyarankan agar kerja keras dan tidak negatif thinking ke Budi.
Rupanya, hal itu terdengar oleh Gimin yang saat itu mendatangi Budi dan Sunarto yang sedang membersihkan kandang sapi.
"Nek ngomong cangkeme diatur (kalau bicara mulutnya diatur)," terang Sunarto menirukan perkataan Gimin saat diperiksa penyidik Polsek Pesanggaran, Kamis (18/12/2008).
Rupanya, kata Sunarto, saat ditanya balik, Gimin malah emosi dan menyerang dirinya. "Cangkeme sopo? (Mulutnya siapa?), eh malah muka saya langsung ditinju disusul denga tendangan, Pak. Padahal saya kira Gimin bercanda," jelasnya lagi.
Melihat dirinya ditendang, Sunarto mencoba membela diri. Bapak dua anak ini lantas mengambil parang yang tak jauh dari lokasi dan menyabet benda itu ke kepala Gimin.
Melihat temannya terluka dan bersimbah darah, Sunarto meninggalkan kandang sapi dan memilih menyerahkan diri ke polisi. Kini Sunarto harus meringkuk di sel dan terancam hukuman lebih dari 7 tahun penjara. Sementara sahabatnya Gimin masih tergolek lemah di puskesmas setempat. (fat/fat)










































