Diduga kebakaran terjadi karena konsleting listrik hingga meludeskan seluruh isi di tempat usaha korban.
Kobaran api baru dapat dipadamkan setengah jam kemudian setelah empat unit mobil PMK didatangkan ke lokasi kejadian.
Menurut keterangan Doni (27), pekerja bengkel las yang berada disamping dengan tempat usaha korban menuturkan, dia mengetahui api sudah menjalar sampai atap toko.
"Saya langsung dobrak pintu toko dan menyiramkan air. Karena api membesar kita panggil PMK," kata Doni pada detiksurabaya.com saat di lokasi kejadian.
Sementara, Suyitno sendiri baru mengetahui kejadian ini setelah dihubungi anaknya saat dirinya bermain bulu tangkis. "Jam 7 malam toko saya tutup. Tidak ada penjaga, hanya satu lampu menyala," ungkap Suyitno.
Suyitno sendiri mengaku baru 4 bulan baru membuka tempat usaha itu. Akibat kejadian ini dirinya menelan kerugian sebesar Rp 50 juta.
Terpisah, Kapolsekta Blimbing AKP Abdul Hadi datang ke tempat kejadian memastikan jika penyebab kebakaran adalah konsleting listrik. "Api berasal dari konsleting listrik," ungkapnya. (bdh/bdh)











































