Saat ditemui detiksurabaya.com di Polres Ngawi, Nur menjelaskan pacarnya Almarhum Sujoko datang dari Bali bermaksud menemui dirinya yang kuliah di Universitas Taman Siswa Yogyakarta.
Selain itu, kedatangan almarhum sekaligus untuk membeli perlengkapan pernikahan. Namun belum sampai di Yogyakarta, dirinya mendapatkan telepon dari kepolisian Yogya untuk segera ke RSUD Dr Suroto Ngawi karena Sujoko mengalami kecelakaan.
"Rencananya mau beli perlengkapan menikah di Yogyakarta. Karena sudah rencana mau menggelar pesta pernikahan usai wisuda saya bulan Mei 2009. Tapi tadi pagi saya dapat kabar dia kecelakaan di Ngawi," ujar Nur sambil mengusap air matanya.
Menurut Nur, dirinya melakukan kontak terakhir dengan almarhum pada Rabu siang kemarin lewat SMS. Dia (Sujoko) akan berangkat ke Yogyakarta untuk membahas pakaian pernikahan. Setelah itu korban belum menghubungi dirinya sama sekali sampai kecelakaan terjadi.
Saat dimintai keterangan oleh Unit Laka Polres Ngawi, Nur tampak terus mengusap air mata sambil melihat barang-barang milik korban.
Setelah visum dari RSUD Dr Suroto Ngawi selesai dilakukan, rencananya jenazah I Made Sujoko akan segera dibawa ke rumah duka di Desa Batu Bulan, Kecamatan Gianyar, Denpasar, Bali.
Diberitakan sebelumnya, bus patas Safari Dharma Raya jurusan Denpasar-Yogyakarta mengalami kecelakaan dan menabrak pohon di Jalan Raya Ngawi-Caruban Desa Munggut Kecamatan Padas Ngawi. Dalam kejadian ini, 1 penumpang tewas, dan 22 lainnya mengalami luka-luka. (bdh/bdh)











































