Diseruduk MPU, Karyawan PLTU Terpelanting Hingga Tewas

Diseruduk MPU, Karyawan PLTU Terpelanting Hingga Tewas

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 11:13 WIB
Tuban - Nasib tragis menimpa Idham (34), asal Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Ia tewas mengenaskan setelah motor yang dikendarai ditabrak mobil penumpang umum (MPU) di jalur Pantura KM 17 Tuban, Kamis (11/12/2008), pukul 10.00 WIB.

Karyawan proyek PLTU Tanjung Awar-awar di Desa Wadung, Kecamatan Jenu tersebut meninggal akibat kepalanya retak terbentur badan jalan. Jenasahnya kini masih berada di kamar mayat RSUD Dr R Koesma Tuban.

Sedangkan motor Honda Supra X bernopol S 4246 GA milik korban remuk setelah terlempar akibat serudukan MPU yang melaju kencang. Sedangkan MPU jurusan Bulu-Tuban bernopol S 7115 UP yang dikemudikan Bambang, warga Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo terjerumus ke ladang jagung.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, insiden kecelakaan lalu lintas itu bermula ketika Idham melaju dengan kecepatan sedang ke arah timur untuk bekerja di proyek PLTU.

Saat dia hendak mengisi bensin di SPBU Sumur Geneng, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul MPU dengan kecepatan tinggi. Bambang, supir MPU berpenumpang enam orang tiba-tiba mendahului truk yang ada di depannya. Bersamaan itu pula, Idham mulai mengarahkan motornya ke tengah jalan karena sudah mendekati pintu masuk SPBU.

Sialnya Bambang tidak bisa menguasai MPU yang dikemudikannya. Akibatnya MPU jenis Mitsubisi tersebut, langsung menghantam motor yang dikemudikan Idham. Korban pun terlempar bersama motornya.

Sedangkan Bambang yang sudah panik, langsung membanting stir MPU ke arah kanan jalan. Di tengah jerit ketakutan penumpangnya, MPU tersebut langsung masuk lahan tegalan di sisi utara jalan. Lahan jagung tersebut berantakan akibat dilindas MPU yang oleng.

"Laju MPU di tegalan itu berhenti setelah menghantam galengan (pematang) sawah," kata Sudra Kelono (35) di samping Mahfud dan saksi mata lainnya yang ditemui detiksurabaya.com di TKP.

Beruntung, seleuruh penumpang MPU tidak ada yang mengalami luka. Mereka langsung ke luar mobil dan mencaci maki sopir MPU yang dianggapnya ugal-ugalan tersebut.

Sementara, Kanit Laka Satlantas Polres Tuban IPTU M Faqih saat dikonfirmasi menyatakan, disamping karena human error, kecelakaan lalu lintas itu juga akibat kondisi jalan yang tidak bagus. Jalanan provinsi yang menghubungkan Surabaya-Semarang itu bergelombang dan sempit.

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini," ujar M Faqih. (bdh/bdh)
Berita Terkait