Sebelum Tabrak Pohon, Sopir Bus Ngaku Ngantuk

Sebelum Tabrak Pohon, Sopir Bus Ngaku Ngantuk

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 10:40 WIB
Sebelum Tabrak Pohon, Sopir Bus Ngaku Ngantuk
Ngawi - Kecelakaan bus patas Safari Dharma Raya jurusan Denpasar-Yogyakarta yang mengakibatkan 1 orang meninggal dan 22 orang luka-luka di Jalan Raya Ngawi, Caruban, Kamis (11/12/2008) pagi lebih disebabkan human error. Sopir bus bernopol AA 1515 BE tersebut mengantuk setelah menempuh jarak jauh.

Kepada kepada detiksurabaya.com, sopir bus, Sumeri (70), warga Kreteg Wonosobo mengaku pada saat kecelakaan terjadi dia dalam keadaan lelah dan mengantuk. Karena, sejak berangkat dari Bali pukul 22.00 WIB, dia baru istirahat sekali di Rumah Makan Puritama Pasir Putih, Situbondo.

"Tadi saya sangat ngantuk mas. Tiba-tiba bus oleng ke kiri dan menabrak pohon," jelas Sumeri saat ditemui di UGD RSUD Dr Suroto Ngawi. Sumeri sendiri dirawat karena mengalami luka-luka di kepala serta kakinya.

Sementara, AKP Eny Mardiasari, Kasatlantas Polres Ngawi saat ditemui di RS Widodod membenarkan kalau penyebab utama kecelakaan tunggal bus jarak jauh tersebut karena sopir yang ngantuk.

"Kita sudah mintai keterangan sopir di RS. Kalau dia mengaku mengantuk," jelas AKP Eny sambil berusaha menghindar dari kejaran wartawan.

Hingga pukul 10.00 WIB, 1 korban meninggal dunia bernama I made Sujoko (36), warga Bali, jenazah masih berada di kamar mayat RSUD dr Suroto Ngawi. Sedangkan 22 korban luka-luka, 13 orang dirawat di RS Widodo, dan 9 lainnya dirawat di RSUD Dr Suroto Ngawi. Para korban luka ini kebanyakan menderita luka patah tulang di kaki serta luka di kepala.

Untuk proses evakuasi bus sendiri saat ini telah selesai dilakukan oleh polisi. Untuk sementara, bus naas itu dibawa ke Rumah Makan Duta di Jalan Raya Ngawi-Solo, Ngawi. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait