22 Penumpang Luka Masih Jalani Perawatan Intensif

Bus Tabrak Pohon

22 Penumpang Luka Masih Jalani Perawatan Intensif

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 08:54 WIB
22 Penumpang Luka Masih Jalani Perawatan Intensif
Ngawi - Ke-22 korban luka-luka karena bus Safari Dharma Raya jurusan Denpasar-Yogyakarta menabrak pohon di Jalan Raya Ngawi-Caruban saat ini mendapat perawatan intensif.

Salah satu tim medis mengaku korban luka kebanyakan mengalami patah tulang kaki dan tangan. "Di RS dr Suroto sini ada 9 kebanyakan luka patah tulang kaki dan tangan dan 1 korban meninggal sudah ada di kamar jenazah," jelas dr Tatit Bimo kepada detiksurabaya.com saat berada di UGD RS dr Suroto, Kamis (11/12/2008).

Dari 22 korban luka-luka yakni sopir bus bernama Sumery (70) warga Kreteg Wonosobo yang mengalami luka di bagian kepala, tangan dan kaki. Selain itu sopir cadangan M Soib (38) warga Jalan Delima Bandung mengalami luka di kepala tangan dan kaki, kondektur bus yakni Kasiman (50) mengalami luka patah kaki kiri dan sebagian korban hingga saat ini masih mengalami gangguan hingga belum mengenali dirinya.

Sementara salah satu penumpang yang mengalami luka ringan, Bundan (40) warga Stagen Jateng mengaku saat itu dirinya yang sudah terlelap tidur tiba-tiba mendengar suara keras.

"Tidak tahu tiba-tiba ada suara keras dan waktu saya bangun, banyak orang luka bahkan saya sendiri," jelas Bundan.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih proses melakukan evakuasi terhadap bus. Sedangkan penyebab kecelakaan masih akan meminta keterangan sopir yang masih mendapat perawatan.

Sebelumnya, bus patas Safari Dharma Raya jurusan Denpasar-Yogyakarta menabrak pohon di Jalan Raya Ngawi-Caruban Desa Munggut Kecamatan Padas tepatnya di depan SDN 1 Munggut. Akibatnya 1 korban tewas bernama I Made Sujokon (30) warga Denpasar dan 22 penumpang luka-luka. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini