Bus Tabrak Pohon, 1 Penumpang Tewas 22 Luka-luka

Bus Tabrak Pohon, 1 Penumpang Tewas 22 Luka-luka

- detikNews
Kamis, 11 Des 2008 08:00 WIB
Bus Tabrak Pohon, 1 Penumpang Tewas 22 Luka-luka
Ngawi - Jalur tengkorak Ngawi kembali memakan korban. Sebuah bus patas Safari Dharma Raya jurusan Denpasar-Yogyakarta menabrak pohon di Jalan Raya Ngawi-Caruban Desa Munggut Kecamatan Padas tepatnya di depan SDN 1 Munggut, Kamis (11/12/2008).

Akibat bus yang bernopol AA 1515 BE menabrak pohon, 1 penumpang tewas dan 20 penumpang lainnya luka-luka. Korban tewas bernama I Made Sujokon (30) warga Denpasar yang mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Kini mayatnya sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr Suroto Ngawi.

Sedangkan korban luka-luka yang mendapat perawatan sebanyak 22 penumpang. Diantaranya 13 penumpang dirawat di RS Widodo dan 9 lainnya dirawat RSUD Dr Suroto Ngawi. Mereka rata-rata mengalami patah tulang kaki dan tangan.

Peristiwa itu bermula saat bus berpenumpang sekitar 40 orang melaju kencang dari arah timur atau Caruban yang saat itu dalam kondisi jalan sepi. Tiba-tiba bus langsung menabrak pohon di Jalan Raya Ngawi- Caruban.

"Penyebabnya kita masih akan mintai keterangan sopir yang sekarang juga masih dirawat," jelas Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Eni Mardiasri kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Salah satu warga sekitar, Susilo (30) warga RT 2 RW 2 Desa Munggut mengatakan saat itu sekitar pukul 04.30 WIB dirinya yang masih tidur mendengar suara benturan keras. Saat itu juga warga langsung berhamburan keluar rumah dan melihat bus sudah ringsek karena menabrak pohon.

"Saya masih tidur tiba-tiba terdengar suara keras. Warga kampung langsung keluar rumah melihat apa yang terjadi. Ternyata ada bus menabrak pohon," jelas Susilo di lokasi.

Susilo mengaku melihat beberapa penumpang mengalami luka-luka saat keluar bus. Mereka berusaha menyelamatkan diri dari dalam bus.

"Penumpang banyak ada 40-an luka-luka baik ringan dan berat Mas. Mereka sekarang di RS Ngawi," tambah susilo.

Salah satu tim medis mengaku korban luka kebanyakan mengalami patah tulang kaki dan tangan. "Di RS dr Suroto sini ada 9 kebanyakan luka patah tulang kaki dan tangan dan 1 korban meninggal sudah ada di kamar jenazah," jelas Dr Tatit Bimo kepada detiksurabaya.com saat berada di UGD RS dr Suroto. (fat/fat)
Berita Terkait