Hujan 4 Jam, Jalanan di Sumenep Direndam Banjir

Hujan 4 Jam, Jalanan di Sumenep Direndam Banjir

- detikNews
Rabu, 10 Des 2008 16:01 WIB
Hujan 4 Jam, Jalanan di Sumenep Direndam Banjir
Sumenep - Hujan deras yang mengguyur Kota Sumenep, Madura membuat sejumlah titik jalan raya tergenang air. Selain akibat hujan, genangan air ini juga dikarenakan pekerjaan perbaikan trotoar yang membuat selokan tersumbat.

Jalur yang digenangi air slah satunya di jalan Trunojoyo. Hampir sepanjang 1 km jalanan itu digenangi air dengan ketinggian 30 cm. Akibatnya, banyak motor yang macet.

Kondisi banjir ini banyak dikeluhkan pengguna jalan. Sebab, banjir terjadi sejak 3 hari terakhir. Bahkan, pada Rabu (10/12/2008) siang, air mulai masuk pada sejumlah rumah di sepanjang jalan tersebut. Puluhan hektar lahan padi di sepanjang jalan lingkar barat dan timur juga tergenang air.

Air tersebut tidak dapat mengalir secara normal. Sebab, selokan air tertutup lantaran tidak ada pemeliharaan. Lagi-lagi diperparah dengan pekerjaan proyek trotoar yang tak kunjung selesai. Kebersihan kota akhirnya tidak terjaga dan kelihatan kumuh.

Salah seorang warga Jalan Trunojoyo, Sumenep, Ny M Slamet (43) mengatakan, sejak 3 hari terakhir banyak pengguna jalan yang mengeluhkan banjir di sepanjang jalan Trunojoyo. Apalagi pada hari ini hujan cukup lama, sehingga banyak kendaraan bermotor terutama roda dua yang mogok.

"Saat hujan deras, selain pengguna jalan, warga juga terganggu. Sebab, air juga masuk ke rumah warga," kata Slamet pada detiksurabaya.com di rumahnya, Jalan Trunojoyo.

Petani pada di jalan lingkar timur dan barat juga mengeluhkan dengan aliran air dari kota. Padi yang baru ditanam tergenang air berhari-hari. Sedangkan selokan pembuangan air macet total.
Salah seorang petani Desa Patean, Sumenep mengatakan, padi yang baru ditanam terancam mati karena kebanyakan air sedangkan pembuangan mampet.

"Lihat saja padi saya, mas! mulai menguning karena kebanyakan air. Diperparah lagi stok pupuk tidak ada dipasaran," kata Marsuhah pada detiksurabaya.com.

Dia berharap pemerintah daerah cepat mencari solusi dan menghentikan pekerjaan perbaikan trotoar yang telah mengganggu aktifitas masyarakat petani dan pengguna jalan.

Pantauan detiksurabaya.com, hampir semua jalan kota tergenang air, seperti di Jalan Halim Perdana Kusuma, Panglima Sudirman dan Jalan Raya Gapura-Sumenep. Bahkan, banjir diprediksi terus akan melanda Sumenep. (bdh/bdh)
Berita Terkait