Caleg Ramai-ramai Ngalab Berkah di Asta Tinggi Sumenep

Caleg Ramai-ramai Ngalab Berkah di Asta Tinggi Sumenep

- detikNews
Selasa, 09 Des 2008 08:09 WIB
Caleg Ramai-ramai Ngalab Berkah di Asta Tinggi Sumenep
Sumenep - Menjelang pemilu legislatif bulan April 2009, calon-calon legislatif (Caleg) tak cukup hanya menyapa dan melakukan aksi sosial pada konstituennya.

Upaya lain dengan cara mendatangi tempat-tempat keramat juga dilakukan. Tujuannya, untuk mendapatkan berkah sehingga dalam proses pencoblosan nanti, mendapatkan dukungan optimal dan suara terbanyak.

Salah satu tempat yang dikeramatkan dan banyak didatangi para caleg yakni Asta Tinggi Sumenep, Madura yang merupakan pemakaman (pesarean) raja-raja yang terletak di Desa Kebonagung Kecamatan Kota atau 1,5 kilo dari jantung kota ke arah barat.

Di area pemakaman yang mencapai 1 hektar itu terdapat banyak kuba yang di dalamnya ada makam Pangeran Pulang Jiwa, Bindara Saod dan raja-raja lainnya.

Setiap harinya, selain masyarakat umum yang ngalab berkah juga banyak pendatang dari berbagai daerah di Nusantara ini. Lebih-lebih pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu atau pada malam Jumat. Sejak 1 bulan terakhir ini, pengunjung menunjukkan ada peningkatan, mayoritas dari partai politik atau yang menjadi caleg.

Salah seorang penjaga Asta Tinggi, Sumenep, Moh Ismail mengatakan, pengunjung asta tinggi saat ini lebih didominasi dari partai politik, baik dari Sumenep sendiri maupun dari luar Madura.

"Rata-rata para pengunjung minta ijin ngalab berkah menjelang pemilu legislatif," ujar Ismail kepada detiksurabaya.com di tempat penjagaan Asta Tinggi Kebonagung Sumenep, Selasa (9/12/2008).

Bahkan mereka tidak segan-segan menggunakan mobil inventaris parpol. Sehingga terlihat jelas jika yang bersangkutan para petinggi parpol yang akan bertarung dalam pemilihan caleg 2009 mendatang. Bahkan ada pula yang menempelkan stiker dirinya di sejumlah warung makan di luar areal asta. Ada yang caleg DPRD I, DPRD II. Bahkan, dari DPR RI (Dapil Madura).

Menurut dia, kadang ada yang memanfaatkan situasi. Saat pengunjung membludak, mereka malah membagi-bagikan stiker di area parkir. "Jadi, selain ngalab berkah mereka juga memperkenalkan diri sama pengunjung lainnya. Menyelam sambil minum air namanya," kata Ismail seraya dibenarkan oleh juru kunci lainnya.

Sementara salah seorang Caleg Dapil IV Sumenep, Ny Hj Dewi Kholifah menjelaskan, caleg yang datang ke tempat-tempat bersejarah dan dikeramatkan masyarakat merupakan hak dari setiap orang. Selain mendoakan arwah para pejuang tempo dulu juga sebagai bentuk 'Tawasul' yang merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju keridlaan Allah SWT.

"Dengan banyak berdoa dan mendoakan para pejuang tempo dulu, kita sebagai penerus mengharapkan berkah untuk negeri ini. Ya, termasuk sebagai caleg," ujar Dewi Kholifah kepada detiksurabaya.com di kantornya, Jalan Trunojoyo, Sumenep.

Dia juga tidak menampik jika sewaktu-waktu juga datang ke tempat pesarean (pemakaman) orang-orang wali. Bahkan, para kader partai juga diajak untuk datang ke Asta Tinggi Sumenep. "Ini bagian dari perjuangan kita untuk mendapatkan berkah dan keridhaan Allah SWT," ucapnya. (fat/fat)
Berita Terkait