Tinggalkan Kota Lumajang, Ustad Ba'asyir Dikawal Polisi

Idul Adha 1429 H

Tinggalkan Kota Lumajang, Ustad Ba'asyir Dikawal Polisi

- detikNews
Senin, 08 Des 2008 11:36 WIB
Tinggalkan Kota Lumajang, Ustad Baasyir Dikawal Polisi
Lumajang - Usai menjadi khotib Salat Idul Adha di GOR Wira Bhakti Lumajang, Ustad Abu Bakar Ba'asyir meninggalkan Kota Lumajang dengan mendapat pengawalan dari kepolisian.

"Ustad ba'asyir menuju ke Surabaya dan langsung balik ke Solo," ungkap Husen salah satu panitia Salat Idul Adha di GOR Wira Bhakti Lumajang kepada detiksurabaya.com di halaman Masjid Al-Munawaroh, Senin (8/12/2008).

Pantauan detiksurabaya.com, Ustad Ba'asyir selama di rumah H. Amak salah satu pengurus takmir Masjid Al-Munawaroh Jalan Toga Lumajang, dijaga ketat polisi dan TNI berpakaian preman.

Sementara dari pantauan detiksurabaya.com, Ustad Ba'asyir yang berpakaian gamis warna putih saat meninggalkan Lumajang menebar senyum ke tiap orang yang ditemuinya. Sesekali dia melambaikan tangannya dari dalam mobilnya.

"Assalmulaikum," kata Ustad Ba'asyir dari dalam mobilnya. Sejumlah jamaah dan takmir Masjid Al-Huda sangat senang dengan kedatangan Abu Bakar Ba'asyir. Meski sebelumnya, adanya penolakan dari berbagai ormas muda Islam dan elemen masyarakat dan Lumajang.

"Alhamdulilah Mas tidak terjadi apa-apa sejak ustad Ba'asyir datang ke Lumajang," tutur Husen.

Sebelumnya, kedatangan Ustadz Ba'asyir ditolak oleh beberapa ormas Islam di Lumajang. Pasalnya, pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Solo ceramahnya sering menentang pemerintah.Namun selama salat Id berlangsung, tak terlihat adanya aksi massa yang menolak kedatangan Ba'asyir. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini