Kedatangan Abu Bakar Ba'asyir Dijaga Puluhan Polisi

Kedatangan Abu Bakar Ba'asyir Dijaga Puluhan Polisi

- detikNews
Senin, 08 Des 2008 08:51 WIB
Lumajang - Meski kedatangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir di Lumajang ditolak sejumlah ormas muda Islam di Lumajang, pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Solo ini tetap memberi khotbah dalam salat Idul Adha di Lapangan Gor Wira Bhakti Lumajang, Senin (8/12/2008).

Tentu saja kedatangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir ini dijaga puluhan personel polisi di jalan masuk Lapangan GOR Wira Bhakti Luamjang dan sekitarnya.

Kedatangan Ustadz Ba'asyir ini sendiri tidak ada aksi demo atau  spaduk provokatif di dalam Kota Lumajang. Dalam khotbahnya, Ustadz Ba'asyir memberi tauziah bahwa umat Islam harus memberikan perlawanan kepada kelompok tertentu yang ingin menghancurkan Islam di dunia.

"Umat Islam harus mewaspadai faham kiri dan kanan," kata Abu Bakar Ba'asyir dalam khotbahnya dihadapan ribuan umat Islam yang hadir di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang.

Selain itu, Ba'asyir juga mengajak umat Islam di Lumajang untuk berani mengorbankan jiwa dan raganya untuk agama Islam. Dirinya pun mencontohkan Nabi Muhammad SAW yang rela berperang demi agama silam yang diajarkan.

"Nabi muhammad rela mati demi Islam saat berdakwah di Mekkah dan Madinah. Tentunya kita sebagi umat juga berbuat yang sama," terangnya.

Sementara dari pantauan detiksurabaya.com, kedatangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir tidak ada sambutan khusus dari panitia dan Takmir Masjid Al-Huda Lumajang.

"Kedatangan Ustad Ba'asyir kami sambut dengan sederhana saja," kata Ketua Takmir Masjid Al-Huda Lumajang H Achmad Hidayat ditemui usai salat Ied.

Usai memberikan khotbah, Ustadz Ba'asyir langsung menuju mobil yang dipersiapka panitia menuju ke Masjid Al-Munawaroh Jalan Toga Lumajang. Rencananya Ustadz Ba'asyir akan dijamu oleh panitia. Sebelumnya, kedatangan Ustadz Ba'asyir ditolak oleh beberapa ormas Islam di Lumajang. Pasalnya, pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Solo ceramahnya sering menentang pemerintah. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini