Perampok Bercelurit Beraksi, Juragan Sapi Rugi Rp 42 Juta

Perampok Bercelurit Beraksi, Juragan Sapi Rugi Rp 42 Juta

- detikNews
Sabtu, 06 Des 2008 13:43 WIB
Banyuwangi - Sepertinya polisi di Polda Jatim dan jajarannya diejek pelaku kejahatan. Setelah di Surabaya diobok-obok pelaku perampokan, kini komplotan perampok bercelurit merampok rumah Juragan Sapi di Banyuwangi, Korban pun mengalami kerugian sekitar Rp 42 juta.

Aksi perampokan terjadi di rumah Suyarno Widodo (35) juragan sapi asal Dusun Cemetuk Desa Cluring, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Sekitar 5 orang komplotan perampok berhasil menggasak harta benda korban dengan total kerugian sekitar Rp 42 juta.

Suryono menerangkan, empat dari lima pelaku masuk ke dalam setelah merusak salah satu jendela rumah korban di bagian depan, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi.

"Sedangkan, satu pelaku lainnya berjaga di depan rumah," kata Suyarno kepada wartawan saat dimintai keterangan di Mapolsek Cluring Jalan Benculuk Banyuwangi, Sabtu (6/12/2008).

Setelah berhasil masuk, tanpa basa-basi, kawanan perampok langsung menuju kamar korban dan membangunkannya.

"Hei bos bangun. Jangan ribut, kami mau uangmu saja," kata Suyarno menirukan hardikan salah satu pelaku. Saat itu, salah satu kawanan perampok mengalungkan celuritnya ke leher korban.

Istri korban, Nurhayati juga terkejut kedatangan komplotan perampok bercelurit itu. Kedua tangan Nurhayati diikat dengan tali rafia. Sedangkan suaminya Suyarno, kaki dan tangannya diikat dengan tali rafia.

Selain itu, Yamini, ibu korban yang tidur di ruang kamar lain, juga disekap kawanan perampok bercelurit itu. Tak ingin keluarganya disakiti, korban Suyarno mempersilahkan merekan menggasak harta bendanya. Para perampok itu, sepertinya mengetahui jika korban telah mendapat bantuan uang dari program UKMK, untuk usaha pengembangan ternak sapinya.

"Katanya, kamu habis mencairkan uang di bank mana," ujar pengusaha muda ini menirukan hadirkan perampok.

Akhirnya para perampok lebih memilih menggasak harta benda korban lainnya. Lantaran uang bantuan itu masih tersimpan direkening bank. Satu unit sepeda motor Vixion bernopol P 2293 YH yang baru dibeli korban 5 bulan lalu. Selain itu perhiasan emas dengan total berat 48 gram. HP Nokia tipe 1650, dompet berisi uang tunai Rp 1 juta, STNK, KTP, 3 kartu ATM dibawa kabur para pelaku.

Kini kasus perampokan yang menghebohkan tersebut ditangani Polsek Cluring. Polisi menduga jika kawanan perampok tersebut dibantu salah seorang yang mengenal seluk beluk sekitar lokasi kejadian. "Kita lakukan penyelidikan dan korban sudah kita mintai keterangan. Mudah-mudahan identitas pelaku segera terungkap," jelas Kapolsek Cluring, AKP Subardi saat ditemui di kantornya Jalan Raya Benculuk. (roi/fat)
Berita Terkait