Harga Selangit, Puluhan Petani Geruduk Distributor Pupuk

Harga Selangit, Puluhan Petani Geruduk Distributor Pupuk

- detikNews
Kamis, 04 Des 2008 20:32 WIB
Harga Selangit, Puluhan Petani Geruduk Distributor Pupuk
Madiun - Untuk yang kesekian kalinya petani di wilayah Madiun dibuat menjerit dengan melambungnya harga pupuk yang mencapai 150 hingga 180 ribu per kwintal.

Puluhan petani dari 8 Desa di Kecamatan Kebonsari mendatangi distributor pupuk 'Pendawa' di Toko Mitra Tani yang ada di jalan Raya Madiun-Ponorogo Desa Purworejo Kecamatan Geger.

Para petani kesal karena karena harga pupuk yang di jual lewat kelompok tani tidak sesuai dengan HET 120 ribu per kwintalnya sedangkan di tingkat kelompok tani mencapai 150 hingga 180 ribu.

"Kita itu pusing, harga pupuk urea di kelompok tani mencapai 180 ribu padahal di distributor hanya 120 ribu," jelas Sidiq warga RT 31 RW 10 desa Kedondong Kecamatan Kebonsari dengan lantang kepada detiksurabaya.com, Kamis (4/12/2008) petang.

Sidig menambahkan bahwa petani juga sangat kecewa dengan distributor karena pembelian harus menggunakan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani) padahal sesuai kesepakatan saat unjukrasa di DPRD kemarin pembelian boleh tanpa RDKK.

"Mana janji kemarin yang ndak pakai RDKK untuk beli pupuk, jangan ningkar janji distributor," teriak Mustarom (46) warga Kebonsari sambil0 menerobos masuk ke dalam kantor distributor tersebut.

Dari pantauan detiksurabaya.com hingga pukul 19.00 WIB, sebagian petani masih bertahan untuk menunggu pupuk agar dijual pada petani tanpa RDKK.

Belasan kepolisian dari Polsek Geger dan Polres Madiun masih melakukan pengamanan di distributor dan menurut rencana pihak distributor bersama dengan petani serta mantra pertanian kecamatan Kebonsari akan melakukan musyawarah untuk membahas masalah pupuk tersebut.

Sementara itu dari pihak distributor selalu menghindar dari wartawan saat akan akan dikonfirmasi atas keluhan para petani itu. (gik/gik)
Berita Terkait