"Mestinya hal ini tidak perlu terjadi jika saja mematuhi rambu. Jelas-jelas ini pintu gerbang, harusnya ambil bukan malah tambah ngebut," kata Agus Purnomo Kepala Cabang Jasa Marga Tol Surabaya-Gempol kepada detiksurabaya.com di kantornya, Rabu (3/12/2008).
Agus mengakui bahwa pihaknya sering mendapat laporan banyak bus yang tidak mau bayar dengan langsung nyelonong di gerbang tol. "Kita sering mendenda mereka yang tidak mau bayar pintu keluar tol," tambahnya.
Dengan kejadian ini, agus berharap agar semua armada bus, pengusaha atau sopir bus agar mematuhi rambu-rambu di gerbang tol agar tidak menyebabkan kecelakaan.
Sebelumnya, sekitar pukul 09.00 WIB, seorang petugas tol, Haryanto ditabrak hingga tewas oleh bus AKAS jurusan Surabaya-Malang di pintu gerbang Tol Waru utama. Korban warga Mojokerto itu langsung dievakuasi ke RSUD Sidoarjo. (stv/fat)










































