Ribuan Snack Palsu Berbahaya Diamankan Polresta Kediri

Ribuan Snack Palsu Berbahaya Diamankan Polresta Kediri

- detikNews
Senin, 01 Des 2008 17:59 WIB
Kediri - Sebaiknya para orangtua waspada saat anak-anaknya mengkonsumsi makanan ringan atau snack. Pasalnya, Satuan Reskrim Polresta Kediri mengamankan 26.750 snack aspas alias asli tapi palsu.

Puluhan ribu snack aspal membahayakan kesehatan berhasil ditemukan polisi dari gudang UD Sahabat Sejati Jalan Tembus Kaliombo, Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kediri. Gudang tersebut merupakan milik WNI keturunan Cina berinisial UA (54) warga Jalan Sultan Agung No 54 Kota Kediri.

"Keberhasilan ini adanya laporan masyarakat, yang menyebut banyaknya snack palsu di pasaran. Jika melihat komposisi dan isi jelas berbahaya bagi kesehatan, karena kandungannya tak sama," kata Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP David Subagio dalam gelar perkara di Ruang Satreskrim Polresta Kediri, Senin (1/12/2008).

David menambahkan, snack yang diamankan menembak sebuah produk makanan ringan yang diproduksi PT URC Indonesia Bekasi, Jawa Barat.

"Pada dasarnya produk palsu ini memiliki isi yang berbeda dengan aslinya. Namun seluruh tampilan pada kemasannya sangat mirip dengan yang asli," imbuhnya.

Sedangkan sejumlah produk makanan ringan produk dari PT URC Indonesia yang dipalsukan antara lain bermerek Piattos, Sea Chrunch, Roller Coaster dan Chip.

Dalam mengamankan puluhan ribu snack palsu, polisi juga mengamankan 1 unit truk dengan nomor polisi AG 8817 AA, 33 rol plastik kemasan snack merek Roller Coaster, 66 plastik kemasan snack merek Chip, serta sejumlah peralatan produksi yang terdapat dalam gudang.

Kini, tersangka UA harus mendekam di Mapolresta Kediri. Dia dikenakan ancaman hukuman 5 tahun penjara, karena dianggap melanggar UU RI No 15 tahun 2001 pasal 90 dan 91, serta UU RI No 8 tahun 1999 pasal 62 ayat 1 junto ayat 8 tentang perlindungan konsumen. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini